4.27.2010

Kelulusan UN SMA di NTB Capai 80 Persen


Sun, 04/25/2010 - 19:18 — Ozie
Berita
pendidikanMataram (Global FM Lombok) –

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, Drs. H. L. Syafi’i, MM, mengutarakan, tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA di NTB mencapai 80, 54 persen. Jika dibandingkan tahun 2008 lalu, tingkat kelulusan UN SMA di NTB mencapai 84, 84 persen. Sementara, tingkat kelulusan UN SMK mencapai 48, 30 persen. Bagi peserta UN tingkat SMA/MA dan SMK yang tidak lulus pada UN utama, akan diberikan kesempatan mengikuti UN ulang.
” Tidak semua mata pelajaran (Mapel) yang akan diujikan pada UN ulang, karena yang diujikan hanya mapel yang tidak lulus saja. ” jelas Drs. H. L. Syafi’i, MM, kepada wartawan, saat menggelar press confrense di ruang kerjanya, Minggu (25/4).

Syafi’i menyebutkan, dari 46.480 siswa yang mengikuti UN utama, sebanyak 37.594 orang dinyatakan lulus dan sisanya 9.086 orang tidak lulus. Jika dibandingkan tahun 2008 lalu, dari total peserta 45.233 siswa, sebanyak 38.376 siswa dinyatakan lulus dan 6.857 siswa tidak lulus. Sementara, UN utama bagi SMK dari total peserta 11.266 siswa, sebanyak 5.422 siswa dinyatakan lulus dan 5.844 siswa tidak lulus. Melihat angka itu lanjut Syafi’i, tingkat kelulusan NTB termasuk diatas standar nasional.

Syafi’i menegaskan, data detail kelulusan siswa baik tingkat kabupaten/kota dan mata pelajaran UN yang tidak lulus bagi siswa akan diumumkan pada hari senin (26/4). Artinya, data kelulusan yang disajikan saat ini, masih bersifat umum. Tugas Dikpora NTB selanjutnya, yakni akan melakukan UN ulang bagi siswa yang belum dinyatakan lulus pada UN utama.

” Bagi siswa yang belum lulus pada UN utama ini, tidak perlu khwatir dan sedih, karena seluruh siswa dipastikan akan lulus hingga 100 persen, jika pada UN ulang berhasil. Terlebih, siswa SMA/MA yang tidak lulus UN utama hanya 20 persen dan SMK 52 persen. ” pinta Syafi’i.

Dalam kesempatan itu, Syafi’i meminta agar para siswa dapat mengedepankan kejujuran dalam melaksanakan UN ulang nanti. Sebab, tidak ada yang perlu ditakutkan pada UN ulang yang hanya mengujikan mapel yang tidak lulus saja. Pihak percetakan UN juga diminta agar kualitas soal UN dapat ditingkatkan dari sebelumnya. Jangan sampai ada lagi soal yang tertukar, buram dan kosong pada UN ulang nanti. (ozi)

Read More......

4.13.2010

Pentas Teater Keliling 3 kota Lotim, Loteng dan Kota Mataram,


Sekolah Menengah Kejuruan,(SMK Negeri 1 Selong) terus mengembangka bakat dan minat peserta didik dengan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler salah satunya Seni Teater.
Kegiatan Seni teater di SMKN 1 Selong, terus mengalami kemajuan, dibuktikan dengan pentas keliling 3 kota Lotim, Loteng, Kota Mataram yang dimulai dari pementasan perdana di Aula IAIN Mataram pada malam minggu tanggal 10 April 2010. Lakon yang dipentaskan adalah lakon CALIGULA karya, Albert Camus.
Menurut Pembina Seni Teater SMKN 1 Selong. L.A. Yaqin sekaligus sutradara tim produksi pentas tahun ini, bahwa lakon CALIGULA, adalah drama filosofis yang ditulis Camus karena keprihatinannya pada situasi Perancis pada saat itu. Caligula adalah seorang pangeran yang menjadi sadar setelah kematian Drusila, adik sekaligus kekasihnya, bahwa dunia ini tidak memuaskan (!)
Akhirnya ia sadar bahwa kebebasannya selama ini bukanlah kebebasan yang benar. Dia menentang persahabatan dan cinta, solidaritas, kebaikan dan kejahatan. Dia selalu memaksa orang lain untuk bersikap logis. Ia sangat destruktif! Orang tidak dapat menghancurkan sesuatu tanpa menghancurkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, Caligula mengosongkan dunia sekelilingnya dan berpegang teguh pada logikanya sendiri.
Caligula adalah kisah seorang petinggi negara yang dibunuh oleh kekasih simapanannya, Casonia demi mempertahankan kodrat seorang wanita, walaupun Casonia mencintainya begitu dalam. Inilah kisah tentang kesalahan paling manusiawi sekaligus paling tragis. Caligula beranggapan bahwa orang tidak akan bebas tanpa mengorbankan dirinya sendiri . sedangkan Casonia harus membunuh untuk perjuangan dirinya dan kaum hawa yang lain..(!)
Dengan para Pemain : Jihad Bomb2. Ira, Fian, Lili, Nana. Ely Crew Panggung : Bagus, Zandi, Instrument Musik : Hamzanyani,
Menurut L.A Yaqin pementasan ini dihajatkan untuk mengembleng mental dan membuktikan mereka memiliki bakat yang terpendam yang harus ditunjukkan disamping itu teater mengajarkan suatu tim yang solid dan tingkat disiplin yang sangat tinggi, sebab jika salah satu dari aktor yang melakukan kekeliruan akan berakibat patal pada totalitas pertunjukan.
Pementasan dalam lakon Caligula ini, berbeda dengan pementasan biasanya karena pementasan kali ini mengambil style pementasan ala Turki, menggunakan banyak teaterikal dan gesture-gesture.
Kepala sekolah SMKN 1 selong sangat mendukung segala bentuk kegiatan siswa-siswi terutama pada kegiatan pentas tahun ini dan disekolah-sekolah juga sangat penting ada kegiatan seni teater untuk mengasah kearoganan menjadi kelembutan, kelembutan menjadi kasih sayang,dan saling pengertian, “ Pablo Picasso mampu mengilhami dunia dengan lukisannya” kenapa tidak kemudian Seni teater mampu menjadi ruang ekpresi untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di sekolah. ungkap L.A. yaqin.




Read More......

3.30.2010

Terseher antara Desa Sugian dan Obel-Obel

Hari Senin merupakan hari pertama pelaksanaan UN untuk tingkat SMP/MTs.pada pelaksanaan UN tahun ini, aku mendapatkan tugas daru Universitas Gunung Rinjani menjadi Tim Pemantau Independen (TPI E) di SMP 4 Sambelia kecamatan sambelia.

Sungguh aku terseher hari itu..!

persis selesai solat subuh, aku langsung memanaskan sepeda motor perjuangan ku yang aku pakai sejak kuliah sampai sekarang.setelah mandi dan sholat langsung berangkat ketujuan yaitu SMP 4 Sambelia sebagai lokasi aku menjadi tim pemantau.

Perjalanan pagi yang sangat Sejuk

sejuk sekali hingga masuk kedalam sumsum tulang yang dilapis kulit yang agak tebal, aku sangat menghayati perjalanan itu, sebab terasa menusuri tepi pantai waktu di America. sebentar-bentar aku melirik jam tangan merk emporiowarmani sengaja aku lebihkan waktunya lebig 20 menit dari waktu biasa agar tidak terlambat ketempat kerja, tapi selalu merasa terlambat karena jamnya terlalu cepat.aku meliriknya sesekali, wah...aku pasti akan terlambat sekarang,,,aku sudah mulai ragu, sebab aku bukan pengendara yang baik, yang bisa melajukan motor sampai 1000 meter.aku hanya bisa 120 saja.

Akhirnya sampau juga setelah tersesat 40 kilometer dari lokasi tujuan.


Read More......

3.19.2010

Ujian Nasional Buah Semalakama

Ujian Nasional yang dilaksanakan tanggal 22 Maret di semua sekolah seluruh Indonesia di hadapi siswa yang harap-harap cemas,bagaimana tidak dari hasil try out yang sudah dilaksankan berulangkali tetap saja siswa yang tidak lulus lebih banyak ketimbang yang lulus. yang lulus bisa dihiutung dengan jari.
coba anda fikirkan kalau ternyata hasil try out tidak lulus bagaimana ujian nasionalnya. tapi seandainya hal buruk ini terjadi nanti itu sangat wajar kalau tidak lulus. yang tidak wajar semuanya lulus,jika terjadi demikian, ada apa dengan UN? apakah hanya formalisasi pendidikan? ataukah hanya mengeruk dana dan membagi tender proyek? sangat ironi dan menyedihkan.

Nusa Tenggara Barat NTB yang akan mengejar ketinggalanya dari urutan 17 menjadi 7 bagaimana caranya?."tafsirkan sendiri dong" ini maksudnya apa, apa pembentukan tim sukses ujian nasional. kalau terjadi berulangkali di negara ini. maka mau menjadi apa anak bangsa ini. coba anda lihat bagaimana caraa belajar kelas 3 yang akan menghang adapi ujian. pelajaran yang di tekuni hanya pada 3 mata pelajaran tok. bukankah ini keluar dari eksistensi pendidikan.ada apa ini???



Read More......

3.13.2010

ZIKIR BATU

Zikir batu
Mengembang
Bagai sangkakala
Yang tak berperih,
Bagaimana zikir bisa menmbus langit
Sementara langit hati kita
Semakin gelap.
Bagaimana siraman cahaya masuk sementara kita
Tak pernah menyiram diri
Bagaiman pesan bisa kita dengar sementara
Kita tak pernah bisa berpesan untuk diri kita..
Bagaimana hakekat bisa kita tembus
Sementara syariat adalah bulan-bulanan
Bagaimana kita menembus sorganya Tuhan
Sementara kita tak pernah ciptakan sorga untuk diri kita.
Zikir batu
Mengkristal
Pada kebohongan
Wajah, kata, perbuatan

Bagaimana
Bisa menjadi embun yang tenang
sementara kita tidur dipadang sahara

zikir batu
zikir batu
zikir batu
bagai riak suara jahanam.



Selong, Dalam kelas 2 februari 2010



Read More......

3.09.2010

AKU INGIN KEMBALI JADI MAHASISWA


(Melihat aksi kalian,
darahku mendidih,
sukmaku menggeliat,
ragaku melayang)

Melihat parah mahasiswa yang berdemontrasi penuh idealis, perjuangan, untuk memerdekakan jiwanya yang merasa dikibulin oleh para elit,yang menganggap gedung DPR hanya dagelan politik. Pantas kemudian Para Mahasiswa harus menjalankan fungsi sebagai agent of change untuk perubahan.
Cermin dari demontrasi yang dilakukan adalah kebomborakan sebuah karakter building bangsa yang dilakoni oleh sebagian elit.
Ada kebenaran
Tetapi dicoba untuk dipertimbangkan
Kalau sudah dipertimbangkan
Maka kebenaran itu hanya sampai di atas meja mereka.”
Melihat aksi-aksi mereka yang membawa panji-panji sambil berorasi dengan lantang tanpa takut pada aparat yang bersenjatakan lengkap,bersepatu pantupel melawan mahasiswa yang hanya memakai sandal jepit dan bersenjatakan pulpen dan bertamengkan buku adalah bentuk kemurnian dari hati nurani mahasiswa.
Mahasiswa juga “manusia” penuh perencanaan. “Dari wacana ke aksi” itulah yang menjadi dasar mahasiswa harus turun jalan, sebab public harus tahu apa yang terjadi ditengah bangsa yang sedang dikatakan aman-aman saja.

Aku rindu menjadi mahasiswa kembali, melihat aksi mereka mengingatkan aku beberapa tahun yang silam, ketika aku tak kenal terik mentari turun jalan berorasi mengatakan kebenaran yang ku yakini, kita aku ingin kembali lagi bergabung bersama mereka ang tak pernah digaji mengontrol Negara ini.
Tanpi mereka rela berdiri berhadapan dengan penjagaan yang terlampau berlebihan, mereka para polisi yang berdiri menjaganya digaji Negara, sedangkan mahasiswa yang setiap malam berdiskusi untuk kemajuan Negara tidak mengharapkan apa-apa.
Aku rindu kembali menjadi aktivitis…
Melihat mahasiswa di Makasar bulu romaku merinding, getaran semangat hidup kembali, turun jalan sambil nyayikan dibawah tirani kususuri garis jalan ini berjuta kali turun aksi bagiku suatu langkah pasti-bagiku suatu langkah pasti.



Read More......

1.02.2010

Provokasi Awal Tahun 2010


Provokasi Awal Tahun 2010

Sejenak kita melayangkan alam maya kita pada pergantian abad, semua sunnatullah yang mesti terus terjadi, bergulir mengiringi masa-masa kita yang penuh warna, ada saat kita sebarkan aroma wangi, ada saat juga kita jalani dengan aroma tak sedap, tetapi kita selalu menolak menjadi koma, yang tertunduk lalu kita mati suri bersama janin waktu yang terus bergulir.
Tulisan ini, saya harapkan bukan sebagai sebuah pidato, sebab saya khuatir sebuah pidato hanya tinggal didinding-ding, didalam file dokumen, tanpa memberikan sebuah perubahan besar untuk pemerdekaan kita, tetapi tulisan ini lebih pada Provokasi sebab provokasi mampu mengugah nalar, membongkar tirani yang bersarang dikepala kita.
Pertanyaan terbesar diawal tahun ini adalah, Siapa Musuh Kita Yang Paling Besar ? pertanyaan inilah yang menjadi perdebatan panjang sahabat-sahabat, sehingga penulis menjadi buah semala kama untuk memilih satu opsi, dari jawaban yang bervatiasi itu ada yang mengatakan musuh kita terbesar adalah kapitalisme gelobal, yang mengatur semua kebu Tuhan wilayah tata ruang kita, apa I ya ? atau emang benar ? dan pendapat kedua mengatakan musuh kita terbesar adalah bencana alam, militerisme, penguasa yang diktator, yang terus menabuh genderang dan menari-nari didepan mata kita.
Kedua pendapat tadi, ada benarnya, tetapi penulis tidak memposisikan diri untuk mengambil salah satu dari pendapat itu..
Sehingga penulis tidak menjelaskan kedua tetapi lebih pada pikiran subjektif dari penulis, sehingga menjadi sia-sia sahabat membaca tulisan ini, karena sangat subjektip.
Tetapi penulis ingin mengatakan satu hal penting yang menjadi musuh kita terbesar hari ini, adalah diri kita sendiri, pikiran kita , yang mentirani maidset berpikir, membelengu, hingga boleh jadi telah mendarah daging dikepala kita.
Inilah musuh kita terbesar hari ini, kita kita tidak tahu apa yang kita mau, gamang, dan tidak terorganisir.
Berbicara pada awal tahun hari ini, pertanyaan kita terbesar lagi adalah apakah kita merasakan hal yang sama seperti diatas ? atau justru jauh berbeda.jawabannya saya serahkan pada anda, sebab saya tidak punya otoritas untuk memaksa anda sepakat.




Read More......