7.18.2013

Part 2. Akhirnya Agus Pulang.!!

Belasan hari lamanya Agus dan saudaranya tak muncul batang hidung, akhirnya aku berpapasan dengan bapaknya Agus‘eh pak Made "kije Agus? (bahasa bali) Bapaknya menjawab liburan ke rumah neneknya (sentak aku berfikir gaya sekali agus pergi liburan kerumah neneknya di Karang Asem),,o ya liburan sekolah walaupun agus tak sekolah tapi ikut liburan juga MANTAP, sebab satu cita-cita bapaknya untuk Agus dia tak perlu sekolah tinggi-tinggi sebab kelak kalau besar Agus menjadi tukang gocek ayam,,hha,,”super sekali” (Mario teguh). Ternyata tadi pagi aku melihat ia sudah pulang liburan karena libur sekolah sudah usai (tak sekolah tapi liburan pula). Pantes saja pak made tidak kelihatan beberapa hari ternyata ia pergi menjemput Agus di karangasem. Mengapa agus yang aku cari padahal banyak teman seusianya disamping kontrakan, tetapi dialah bagi saya yang berbeda dari temannya yang lain, sebab selalu setiap siang bolong Agus mulai membangunkan seisi kontrakan dengan tendangan madunnya..(Tendagan madun,,darrrr) bola bertubrukan dengan tembok ,,(pasti ulahnya agus gerutuku) ternyata betul dia bermain dengan sapi ompong..sebutan ku untuk temannya Agus yang tak punya gigi, ya sama juga nakalnya tetapi agus lebih dari nakal dan kuat walaupun perawakan dia kecil tetapi kalau dua tiga kali jatuh agus tak akan menangis tetapi kalau temannya yang lain pasti nangis.
Nah,,,mulai sudah episodenya madun dikontrakan GECEK (Gerakan Cendikiawan) kataku karena Agus sudah pulang. Tetapi kami memiliki cara ampuh agar Agus berhenti main bola yaitu dikasi uang untuk beli permen atau disiapkan permen sebagai sogokan agar ia tak bermain bola, setelah itu dia pasti nurut apapun yang saya suruh, itulah agus, selalu mencari gara-gara, sehingga ketika berlibur kerumah kakeknya, kontrakan kami terasa nyaman, tetapi saya merasa ada yang berbeda dengan hari-hari biasanya. Ya itulah manusia kadang apa yang ia benci suatu saat bisa saja ia mencintainya, dan apa yang kita cintai suatu saat bisa saja kita benci…diatas segalanya janganlah terlalu untuk hal tersebut..sebab kita sering merindukan sesuatu ketika hal tersebut tidak ada..continued.

1 komentar:

ahyarros mengatakan...

Menarik istilah Gecek tiye.
tak nunggu istilah2 lainnya.................