8.01.2008

Apa Kita Betul Merdeka?...d..etik100..proklamsi...!


waktu menapak pasti, mengisi ruang tanpa di undang...!
Databf Pergi Tanpa Istirahat pada kandungan itu kiota berada
Jalur masa Lalu, cermin masa kini.
banyaknya bisa untuk mengecap setitik madu.
peluh keringat penyiram semangat hingga hasil mu............TAK TANPAK JUA...!
(bait ini sudah lama aku simpan dalam diari tuaku,,, aku ingin mengatakanya sekarang...inilah waktu yang tepat.)
Apakah kita betul merdeka? atau kita masih terjajah. sadar atau tidak sadar hari ini negara yang diakekah kemudian diberikan nama Indonesia dnegan pengorbanan nyawa,darah dan kematian nampak begitu membusung bagai kekurangan gizi...AKU JUGA ANAK BANGSA ITU..!bAHKAN kAMU SEMUANYA aDALAH ANAK BANGSA..yang dilahirkan dari rahim poertiwi.saya ingin bertanya, Apakah Musuh kita hari ini?

hari ini kita tidak akan melawan rezim yang kuat, tank-tank yang besar, rudal-rudal yang memusnahkan, itu semua bukan musuh kita,, lalu apa...mushu kita terbesar hari ini adalah diri kita sendiri..karena diri ini kita membantai saudara sekemanusia,,karena diri ini kita tak segan-segan memakan harta orang banyak, karena diri ini kita menjadi bangsa seperti ini.aku lanjutkan pada efisode yang lain...


6 komentar:

JoVie mengatakan...

Pertaminax..

Qta udah merdeka belom yah?? duh susah deh jawabnya..yang jelas naskah proklamasi udah di gemparkan berarti udah merdeka kali yeh..

enhal_84 mengatakan...

revolusiKayaknya belum dech..habis semua masih ga boleh, itu ga boleh, ini ga boleh, terus yang boleh apaa???

Ofan mengatakan...

Merdeka secara lahir sih iya...
Tapi itu tidak mutlak kita rasakan, dan sebetulnya merdeka itu apa? Dan apa merdeka itu sudah bisa kita apakan? Indonesia juga baru berapa tahun merdeka? apa anda juga sudah merdeka? Semoga bumi pertiwi ini menuju kemerdekaan yang sesungguhnya

EbleH 182 mengatakan...

Kalu kataku aku belum Merdeka. Coz aku sering di jajah wanita.. Sungguh malang nasibku..

ekochimut mengatakan...

merdeka ato mati kayaknya dah ga ada artinya pada zaman sekarang

Konsultan Gratisan mengatakan...

Kata kita bisa bias, menggambarkan negara kita atau diri kita. Kalau sebagai warga negara, maka selama pemimpin tidak memperhatikan rakyat selamanya kita terjajah. Kalau diri, selama bisa berekspresi, ia merdeka..